{"id":1607,"date":"2021-06-30T16:36:06","date_gmt":"2021-06-30T09:36:06","guid":{"rendered":"https:\/\/galaksi.id\/?p=1607"},"modified":"2021-06-30T16:36:06","modified_gmt":"2021-06-30T09:36:06","slug":"wajib-tau-qourum-paripurna-dprd-sumenep-tanggal-29-06-2021-ternyata-dimanipulasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/galaksi.id\/wajib-tau-qourum-paripurna-dprd-sumenep-tanggal-29-06-2021-ternyata-dimanipulasi\/","title":{"rendered":"Wajib Tau, Qourum Paripurna DPRD Sumenep Tanggal 29\/06\/2021, Ternyata Dimanipulasi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>SUMENEP (galaksi.id)<\/strong>&#8211; Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sumenep tentang Pertanggungjawaban APBD Sumenep Tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang telah disetujui oleh DPRD melalui Paripurna kemarin (29\/062020) akan terus menjadi persoalan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasalnya, rapat Paripurna tersebut diduga ada manipulasi daftar hadir oleh oknum dewan yaitu melalui modus memalsu tandatangan anggota dewan yang tidak hadir sehingga seolah-olah hadir dalam paripurna tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal itu disampaikan oleh RJ (inisial), salah satu anggota Dewan yang identitasnya keberatan untuk diungkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut RJ, anggota dewan yang tidak hadir dalam paripurna tersebut sesungguhnya 17 orang sehingga paripurna kemarin tidak qourum. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuh belas orang anggota dewan tersebut menurut RJ adalah dari F.Gabungan sebanyak 5 orang, F.Gerindra 3 orang, F.Demokrat sebanyak 3 orang, F.PKB sebanyak 2 orang, F.PPP 1 orang, F.PAN 1 orang, dan F.PDIP 2 orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RJ mengaku mengetahui sendiri perihal tersebut karena anggota dewan yang tidak hadir ternyata dalam daftar hadir terdapat tanda tangan anggota dewan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut RJ, seandainya tidak ada pemalsuan tanda tangan tersebut maka Paripurna tanggal 29\/06\/2021 kemarin tidak akan qourum sehingga tidak dapat mengambil keputusan untuk menetapkan dan mengesahkan Rancangan Perda Pertanggungjawab Pelaksanaan ABPD TA 2020.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut RJ mengatakan bahwa pemalsuan tanda tangan tersebut dapat dikualifikasi sebagai pelanggaran hukum yang dapat diproses, baik secara hukum maupun etik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIni jelas pemalsuan yang dapat diproses secara hukum!,\u201d Tegas RJ melalui sambungan telpon selulernya kepada awak media ini (30\/06).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disinggung mengenai apa yang akan dilakukan berkaitan dengan adanya temuan pemalsuan tersebut RJ mengaku akan melaporkan ke Badan Kehormatan (BK).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kab. Sumenep, K. Samiuddin, sampai berita ini tayang belum dapat dihubungi oleh wartawan. (Eva\/Red).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUMENEP (galaksi.id)&#8211; Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sumenep tentang Pertanggungjawaban APBD Sumenep Tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang telah disetujui oleh DPRD melalui Paripurna kemarin (29\/062020) akan terus menjadi persoalan. Pasalnya, rapat Paripurna tersebut diduga ada manipulasi daftar hadir oleh oknum dewan yaitu melalui modus memalsu tandatangan anggota dewan yang tidak hadir sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[120,152,562],"class_list":["post-1607","post","type-post","status-publish","format-standard","category-birokrasi","tag-dprd-sumenep","tag-gaduh-paripurna-dprd-sumenep","tag-ylbh-madura-tuding-pimpinan-dprd-sumenep-tak-berkapasitas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=1607"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1607\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=1607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=1607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=1607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}