{"id":480,"date":"2020-12-28T15:22:37","date_gmt":"2020-12-28T08:22:37","guid":{"rendered":"https:\/\/galaksi.id\/?p=480"},"modified":"2020-12-28T15:22:37","modified_gmt":"2020-12-28T08:22:37","slug":"terkait-pemberhentian-perangkat-desa-kepala-desa-pagerungan-besar-ajukan-upaya-hukum-banding","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/galaksi.id\/terkait-pemberhentian-perangkat-desa-kepala-desa-pagerungan-besar-ajukan-upaya-hukum-banding\/","title":{"rendered":"Terkait Pemberhentian Perangkat Desa, Kepala Desa Pagerungan Besar Ajukan Upaya Hukum Banding"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">galaksi.id. (Sumenep-Jawa Timur)\u2014<br>Beberapa hari yang lalu, tidak kurang dari 7 media online, 1 akun Channel YouTube dan 1 akun Fafebook, melansir peristiwa perayaan pesta kemenangan 4 orang perangkat desa Pagerungan Besar disebuah Rumah Makan besar di Sumenep, karena menang berperkara dengan Kepala Desanya sendiri di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Euforia kemenangan tidak hanya ditandai dengan acara makan-makan, melainkan juga memproduk sejumlah propaganda-propaganda yang berisi celaan kepada Kepala Desa yang dikalahkannya, juga menyasar ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep yang katanya terlalu memberi kemudahan bagi kepala desa dalam memberhentikan perangkat desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagaimana diketahui, Desa Pagerungan merupakan salah satu desa yang terjadi pergantian perangkat desa yang selanjutnya bersengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya, terdaftar dengan perkara nomor: 121\/G\/2020\/PTUN.SBY, tanggal 14 Juli 2020, dan selanjutnya telah diputus pada tanggal 17 Desember 2020 yang lalu;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengadilan yang memeriksa perkara tersebut mengabulkan gugatan 4 orang perangkat desa tersebut. Artinya, pemberhentiannya dari jabatan perangkat desa dianggap tidak sah oleh Pengadilan Tata Usaha Negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Sofari., SH, selaku Kuasa Hukum Kepala Desa Pagerungan, kepada awak media ini menyatakan penyesalannya terhadap beberapa media yang demikian bebas berselancar membangun narasi akan tetapi mengesampingkan aspek etik jurnalistik karena tidak meminta tanggapan terhadap Kepala Desa Pagerungan Besar selaku kliennya yang menjadi objek pemberitaan terkait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMedia juga tidak ada yang memberitakan kenapa 4 orang perangkat desa tersebut menang. Suatu perilaku jurnalistik yang sesungguhnya sangat berbahaya untuk terus menerus dilakukan secara demikian\u201d. Tandas Sofari dengan santai (27\/12\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Khusus mengenai perayaan kemenangan yang dilakukan oleh Perangkat Desa yang menang, tanpa terlebih dulu mengetahui alasan kenapa menang, menurut Sofari, perayaan kemenangan tersebut potensial akan menjadi senjata makan tuan bagi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201chari ini, Senin, 28 Desember 2020, saya telah menyatakan Banding terhadap putusan tingkat pertama\u201d. Tegas Sofari, kepada awak media ini melalui telpon selulernya. (28\/12).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut menurut Sofari, mengenai apa yang dipersoalkan dari putusan pengadilan tingkat pertama tersebut, Sofari hanya tersenyum lebar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cRahasia donk!\u201d Tegas Sofari singkat sambil tertawa. Intinya, kata Sofari, pihaknya tidak akan kalah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Terpisah, Ach.Supyadi., SH., selaku Kuasa Hukum Perangkat Desa yang diberhentikan tersebut mengatakan pihaknya menghargai upaya hukum yang dilakukan oleh lawannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201c\ud835\ude79\ud835\ude92\ud835\ude94\ud835\ude8a \ud835\ude96\ud835\ude8e\ud835\ude96\ud835\ude8a\ud835\ude97\ud835\ude90 \ud835\ude96\ud835\ude8a\ud835\ude9e \ud835\ude96\ud835\ude8e\ud835\ude95\ud835\ude8a\ud835\ude94\ud835\ude9e\ud835\ude94\ud835\ude8a\ud835\ude97 \ud835\ude9e\ud835\ude99\ud835\ude8a\ud835\udea2\ud835\ude8a \ud835\ude91\ud835\ude9e\ud835\ude94\ud835\ude9e\ud835\ude96 (\ud835\ude8b\ud835\ude8a\ud835\ude97\ud835\ude8d\ud835\ude92\ud835\ude97\ud835\ude90), \ud835\ude92\ud835\ude9d\ud835\ude9e \ud835\ude91\ud835\ude8a\ud835\ude94 \ud835\ude83\ud835\ude8e\ud835\ude9b\ud835\ude90\ud835\ude9e\ud835\ude90\ud835\ude8a\ud835\ude9d \ud835\ude96\ud835\ude8a\ud835\ude9e\ud835\ude99\ud835\ude9e\ud835\ude97 \ud835\ude7a\ud835\ude9e\ud835\ude8a\ud835\ude9c\ud835\ude8a \ud835\ude77\ud835\ude9e\ud835\ude94\ud835\ude9e\ud835\ude96\ud835\ude97\ud835\udea2\ud835\ude8a \ud835\ude8b\ud835\ude8a\ud835\ude97\ud835\ude90, \ud835\ude9c\ud835\ude8e\ud835\ude8b\ud835\ude8a\ud835\ude90\ud835\ude8a\ud835\ude92 \ud835\ude7a\ud835\ude9e\ud835\ude8a\ud835\ude9c\ud835\ude8a \ud835\ude77\ud835\ude9e\ud835\ude94\ud835\ude9e\ud835\ude96 \ud835\ude7f\ud835\ude8a\ud835\ude9b\ud835\ude8a \ud835\ude7f\ud835\ude8e\ud835\ude97\ud835\ude90\ud835\ude90\ud835\ude9e\ud835\ude90\ud835\ude8a\ud835\ude9d \ud835\ude94\ud835\ude8a\ud835\ude96\ud835\ude92 \ud835\ude9c\ud835\ude92\ud835\ude8a\ud835\ude99 \ud835\ude96\ud835\ude8e\ud835\ude97\ud835\ude90\ud835\ude91\ud835\ude8a\ud835\ude8d\ud835\ude8a\ud835\ude99\ud835\ude92 \ud835\ude8d\ud835\ude8a\ud835\ude97 \ud835\ude94\ud835\ude8a\ud835\ude96\ud835\ude92 \ud835\udea2\ud835\ude8a\ud835\ude94\ud835\ude92\ud835\ude97 \ud835\ude8a\ud835\ude94\ud835\ude8a\ud835\ude97 \ud835\ude9d\ud835\ude8e\ud835\ude9d\ud835\ude8a\ud835\ude99 \ud835\ude96\ud835\ude8e\ud835\ude96\ud835\ude8e\ud835\ude97\ud835\ude8a\ud835\ude97\ud835\ude90\ud835\ude94\ud835\ude8a\ud835\ude97\ud835\ude97\ud835\udea2\ud835\ude8a \ud835\ude8d\ud835\ude92\ud835\ude9d\ud835\ude92\ud835\ude97\ud835\ude90\ud835\ude94\ud835\ude8a\ud835\ude9d \ud835\ude8b\ud835\ude8a\ud835\ude97\ud835\ude8d\ud835\ude92\ud835\ude97\ud835\ude90\u201d. Ucap Ach. Supyadi, melalui <em>Chatt Whats\u2019App<\/em> kepada awak media ini (28\/12).<br><br>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pasca Pilkades 2019 yang lalu, di Kabupaten Sumenep terdapat beberapa desa yang Kepala Desanya ganti, dan kemudian Kepala Desa Terpilih tersebut melakukan pergantian terhadap perangkat desanya. Salah satunya Desa Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken. (Zan). <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>galaksi.id. (Sumenep-Jawa Timur)\u2014Beberapa hari yang lalu, tidak kurang dari 7 media online, 1 akun Channel YouTube dan 1 akun Fafebook, melansir peristiwa perayaan pesta kemenangan 4 orang perangkat desa Pagerungan Besar disebuah Rumah Makan besar di Sumenep, karena menang berperkara dengan Kepala Desanya sendiri di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Euforia kemenangan tidak hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[174,175,402],"class_list":["post-480","post","type-post","status-publish","format-standard","category-hukum","tag-hukum","tag-hukumpemberhentian-perangkat-desa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=480"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/480\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/galaksi.id\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}