LSM FPMJT Juga Dukung Kades Tanjung Tidak Bersalah

Inthost
By Inthost
3 Min Read

galaksi.id (Sumenep-Jawa Timur)— Pemberitaan mengenai Kades Tanjung-Saronggi, ternyata benar-benar memantik perhatian banyak masyarakat. Kali ini dukungan terhadap Kepala Desa Tanjung datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Pembela Masyarakat Jawa Timur (FPMJT), Bambang Supratman, warga Desa Talang Kec. Saronggi.

Sebagaimana Pakar Hukum Tata Negara, Dr. Syaiful Anam., SH., MH., aktivis ini juga mengaku sebagai pembaca setia galaksi.id, mengikuti setiap berita yang disuguhkannya, khususnya mengenai pemberitaan Kepala Desa Tanjung.

Menurut Bambang, Keuangan Desa merupakan ranah daripada inspektorat dan terlalu berlebihan apabila dikatakan sebagai korupsi oleh Ketua YLBH-Madura. Selain itu, kata aktivis ini, pihaknya juga telah mengecek kapal yang dibeli oleh BUMDes Desa Tanjung.

“Kondisinya baik kok,,!!”. Kata Bambang melalui chatt Whats’App kepada redaksi. Menurut Bambang, informasi negatif yang berkaitan dengan Kades Tanjung, merupakan isu politik karena Kades Tanjung masih akan mencalonkan kembali sebagai Kades pada Pilkades Serentak gelombang kedua mendatang, pertengahan tahun 2021.

Bambang juga mengkritik ketua RT/RW, Hansip dan Guru Ngaji yang mengeluh mengenai uang insentifnya. Menurut Bambang, terlalu dini membahas masalah pencairan uang insentif yang baru 2 minggu.

Selain itu, mengenai Pergantian Perangkat Bambang justru menyoal balik. Kalau pergantian tersebut keliru, mengapa baru dipersoalkan sekarang?

Berikut disuguhkan cuitan Bambang terkait pemberitaan media ini kepada redaksi:

Lucu kwan knpa bru muncul skrang tetkait pergantian prangkat,sy setuju kritik kras dr pakar hukum UNHAS keuangan desa rananya daerah ad inspektorat yg msih melalui proses untk mnentukan pidana sangat berlebihan ktika stetmen ke uangan negara bobol sy ngikuti terus pemberitaan ini bahkan sy sempat klarifikasi kpda kdes purna tugas,terkait yg di gaungkan d pemberitaan sy kira sangat berlebihan di indikasi tendensi politik yg tidak sehat krn sy sedikit tau kondisi perahunya mnurut sy masih lyak, suatu ke untungan di pilkades nanti popularitas encamben nambah naik ,bgitu jgk terkait insentif terlalu pagi mngkritisi krn proses pencairan msih minggu2 ke marin kwan😁😁😁😁”.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Desa Tanjung mulai timbul gejolak warga, mula-mula karena uang insentif Ketua RT/RW, Hansip dan Guru Ngaji yang tidak dibayarkan selama 8 bulan.

Kemudian berlanjut dengan adanya temuan YLBH-Madura mengenai Pembelian Kapal oleh BUMDes kepada Kepala Desa yang selain harganya pantastik, juga ternyata kapalnya tidak bisa dioperasikan karena rusak.

Terakhir, YLBH-Madura juga menemukan ternyata Sekdes Desa Tanjung yang diangkat oleh Kepala Desa ternyata merupakan aktivis Partai Politik yaitu PDI-P.

Belum lagi mengenai temuan-temuan lain yang masih akan dirilis lebih lanjut oleh YLBH-Madura. (Red).

- Advertisement -
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan