Menegangkan! Said Abdullah Nilai Partai Socmed Tak Berani Muncul, Raja Hantu Nyatakan Siap Wakili Partai Socmed! Simak Alasannya!

JMN
By JMN
3 Min Read
Foto : Said Abdullah (Kiri) dan Kurniadi (Kanan)

SUMENEP,galaksi.id,- Pasca diributkan soal bagi-bagi uang politik di Masjid beberapa hari yang lalu, Said Abdullah kembali membuat pernyataan kontroversial. Said sebut Partai Socmed tak berani muncul, seperti dilansir oleh Liputan 98.com, tanggal 27 Maret 2023 kemarin.

Meski tak jelas kenapa dinilai tidak berani, namun kesannya jelas, yaitu Said merasa tidak puas aksi bagi-bagi uang kepada jama’ah trawih yang dilakukan oleh pihaknya tersebut diframning sebagai perbuatan negatif oleh akun Partai Socmed.

Ketidakpuasan Said tampak dari pernyataannya dimedia Liputan 98.com tersebut dimana Said seolah berusaha menjelaskan bahwa perbuatannya tidak salah, antara lain karena masjid yang dipakai untuk kegiatan bagi-bagi uang tersebut masih merupakan masjid miliknya sendiri.

“Yang penting bagi saya tidak melanggar aturan main. Kan nggak ada yang dilanggar. Masjid? Masjid saya sendiri, masjid abah saya. Tetapi bagi saya, kalau itu zakat mal. Itu rukun Islam. Kalau saya tidak keluarkan, gugur Islam saya,” ungkapnya”, Tulis Liputan 98.com mengutip keterangan Said Abdullah (27/04/2023).

- Advertisement -
Slider Iklan A
Agustino Sulasno Arif Firmanto (plt) Hairil Fajar KPU

Tidak itu saja, Said bahkan menuding Partai Socmed tak berani muncul seolah-olah pemilik akun tersebut telah menjadi takut karena sebelumnya telah diancam akan dilakukan upaya hukum kepada yang bersangkutan.

“Jadi kita ini cuma digiring oleh Partai socmed, tagar 99 anonim nih (akun), semua kita tergiring gara-gara itu. Faktanya seperti apa, motifnya seperti apa, pokoknya ramai-ramai kita tarawih ke Sumenep ada uang Rp 300 ribu kira-kira seperti itulah. Orangnya nggak pernah berani muncul,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/3/23)” demikian tulis Liputan 98.com.

Menanggapi pernyataan Said tersebut, Raja Hantu mengaku berang. Pasalnya, pernyataan Said itu menggambarkan superioritas dan dominasinya terhadap semua orang, mengira bahwa semua orang tidak ada harganya di depannya.

“Memangnya kalau Partai Socmed muncul, Said mau apa?”, Tandas Kurniadi dengan mata berkilat marah kepada wartawan yang mengadakan wawancara dengannya (28/03).

Aktivis Prodem yang populer dengan julukan Raja Hantu ini menyatakan sanggup melayani rasa penasaran Said dalam hal apapun, dan di Medan yang bagaimana pun. Kurniadi pun mengaku tak akan lari seumpama Said mengiriminya Tim Pembunuh Bayaran.

“Jangankan hanya berdebat, melayani pembunuh pun saya tak akan lari. Kalau tak percaya boleh coba!”, Tandas Kurniadi dengan mata berapi.

Sementara itu, hingga berita ini tayang, wartawan belum bisa memperoleh keterangan dari Said Abdullah terkait kesanggupan Raja Hantu untuk melayani Said.

Seperti diberitakan sebelumnya, akun Twitter @Partai Socmed membuat penilaian miring tentang aksi bagi-bagi uang Said yang dibungkus dalam sebuah amplop berlabel Partai PDI-P dan bergambar foto Said Abdullah dan keponakannya, Achmad Fauzi (Bupati Sumenep) tanggal 24 Maret 2023 yang lalu. (Ady/Red).

- Advertisement -
Slider Iklan B
Komisioner KPU Anwar Syahroni Arif Firmanto (Kadis) Iklan Pamekasan
Share This Article
Leave a comment